Cacing
cacing yang merugikan manusia adalah nematoda atau cacing perut. Beberapa cacing perut di antarannya:
- Cacing tambang (Ankylostoma duodenale,necator americanus)
- Cacing gelang (Ascaris vermicularis)
- Cacing cambuk (Trichus trichuria)
- Filariasis
- Cacing kremi (Oksiuriasis,Enterobiasis)
- Cacing trematoda
- Cacing Taenia dewasa (Taenia saginata,taenia solium,taenia asiatica)
Infeksi cacing tambang disebabkan oleh cacing Ancylostoma duodenale atau cacing Necator americanus,cacing tambang akan menghisap darah pada usus manusia dan menyababkan anemia,gangguan pertumbuhan pada anak,retardasi mental.
ASKARIASIS (Infeksi cacing gelang)
Infeksi cacing gelang disebabkan oleh cacing Askariasis lumbricoides,telur cacing menetas di usus dan menjadi larva kemudian menembus usus masuk kedalam aliran darah lalu ke paru,larva cacing ini menjadi cacing dewasa dalam waktu 2 bulan.
Infeksi cacing ini menyebabkan bersin,demam,eosofilia,pneumonitis askariasis (bila larva hidup di dalam paru),bila cacing dewasa berada dalam usus akan menyebabkan mual,muntah,tidak nafsu makan, infeksi berat berupa malabsorpsi hingga malnutrisi (diketahui ketika cacing dewasa keluar bersama tinja dan muntah),obstruksi usus (ileus) jika cacing menggumpal dalam usus.
FILARIASIS (Penyakit kaki gajah)
Filariasis adalah penakit menular kronik yang di sebabkan sumbatan cacing filaria di dalam kelenjar atau saluran getah bening,gejala klinis ang timbul berupa:
- Demam berulang
- Radang kelenjar/sal
- Getah bening
- Edema
- Gejela kronik berupa elefantiasis (penakit kaki gajah)
Gambaran klinis
Filariasis tanpa gejala :
- Pembesaran pada limfe
- Ditemukan mikrofilaria dalam jumlah ang besar
- Demam,menggigil,sakit kepala,muntah,lemah (dalam beberapa hari/minggu)
- Pada laki-laki dapat menyebabkan pembesaran pada skrotum
- Dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan abses ginjal
- Elefantiasis
- Pembenkakan pada skortum dan penis
- Pecahnya ginjal dan limfe saluran kencing.
OKSIURIASIS (infeksi cacing kremi)
Infeksi cacing kremi adalah infeksi parasit yang di sebabkan oleh Enterobius vermicularis biasanya menyerang anak-anak,cacing tumbuh dan berkembang dalam usus.
Gambaran klinis
- Rasa gatal hebat di anus
- Rewel
- Kurang tidur
- Nafsu makan berkurang,berat badan menurun,rasa gatal atau iritasi pada vagina atau anus.
SISTOMIASIS (penakit cacing menahun)
Sistomiasis adalah penakit parasit cacing menahun yang hidup dalam pembuluh darah vena,sistem peredaran darah hati (vena porta,mesenterika superior) cara penularan melalui hospes pelantara seperti keong (Oncomelania hupensis lidoensis) penyebabnya adalah cacing trematoda scistosoma japonicum. Cara infeksi masuk kedalam tubuh manusia dalam bentuk larva,larva/sekaria yang sewaktu-waktu keluar dari keong,larva masuk kedalam tubuh manusia melalui pori-pori kulit yang kontang dengan air yang mengandung sekaria.
Gambaran klinis
- Masa tunas 4-6 minggu
- Gejala umum: Demam,urtikaria,mual dan muntah,sakit perut hingga disentri.
- Menimbulkan: Sirosis hepatitis,hepatosplenomegali,hipertensi portal.
Taenisiasis/Sistiserkosis
Merupakan penyakit zoonosis parasitik yang di sebabkan oleh cacing dewasa tanea (tanea saginata,tanea solium,tanea asiatica). Infeksi larva tanea solium disebut sistiserkosis dengan gejala timbul benjolan di bawah kulit (subcutaneous cysticercosis),larva tanea solium pada susunan saraf pusat di sebut neurosistiserkosis dengan gejala utama epilepsi. Sumber penularan melewati hewan babi dan sapi yang mengandung larva cacing pita (cysticercus),memakan daging yang mengandung larva cacing pita yang tidak di masak dengan baik.(larva padaBabi=tanea solium,tanea asiatica dalam hati) (larva pada sapi=tanea saginata).
Gambaran klinis
- Masa inkubasi antara 8-14 minggu
- Iritasi mukosa usus akibat toksin dari cacing
- Menimbulkan tidak nyaman di lambung,mual dan badan lemah,berat badan menurun,sakit kepala dan diare
- Pada sistiserkosis larva bersarang di otak mengakibatkan epilepsi,bersarang di subkutan,mata,otot,dan jantung.
Merupakan penyakit yang di sebabkan oleh cacing cambuk (Trichus trichiura)
Gambaran klinis
- Tidak memberikan gejala klinis
- Infeksi berat berupa diare,anemia berat,berat badan menurun,dan kadang-kadang disertai prolapsus rekti.


